|
Bursa saham terburuk di dunia pada tahun 2023 adalah Bursa Efek Kolombo (CSE) di Sri Lanka. CSE telah mengalami penurunan tajam sebesar 40% sejak awal tahun. Penurunan ini disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk krisis ekonomi dan politik di Sri Lanka, serta inflasi yang tinggi. Bursa saham lain yang juga mengalami kinerja buruk pada tahun 2023 adalah:
Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kinerja bursa saham suatu negara buruk:
Berbanding terbalik dengan IHSG, Bursa Saham Indonesia justru menunjukkan data yang stabil. IHSG masih mengalami kinerja yang lebih baik daripada bursa saham di negara-negara lain yang mengalami krisis. Hal ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih relatif stabil, meskipun menghadapi berbagai tantangan. Sejak awal tahun 2023, IHSG telah mengalami penurunan sebesar 10%. Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perang di Ukraina, kenaikan suku bunga global, dan inflasi yang tinggi. IHSG masih memiliki potensi untuk rebound di tahun 2023. Hal ini didukung oleh kondisi ekonomi Indonesia yang masih relatif stabil, serta prospek pertumbuhan ekonomi yang positif. Namun, investor harus tetap waspada terhadap risiko-risiko yang dapat memengaruhi kinerja bursa saham, seperti perang di Ukraina, kenaikan suku bunga global, dan inflasi yang tinggi. Ditulis oleh: Akmal Ramadhan A | Editor: Dento Budijaya Putra |
Archives
December 2025
Categories |
RSS Feed