|
Ditulis: Dento Budijaya Putra
Binaartha.com - Selamat datang di dunia investasi! Saat kita mendekati akhir tahun 2025, ada satu fenomena yang rahasianya selalu menyita perhatian para investor: Santa Rally. Apa sih sebenarnya Santa Rally itu? Mari kita kupas tuntas dengan cara yang menyenangkan! Semarak Literasi Investasi 2025: Sosialisasi & Inklusi Sukuk Tabungan ST015 di Kampus UBLDitulis: Dento Budijaya Putra
Bandar Lampung, 28 November 2025 – Gema semangat investasi syariah bergaung kuat di lingkungan Universitas Bandar Lampung (UBL). Lebih dari 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa/i, dosen, dan masyarakat umum, memadati ruang acara dalam kegiatan sosialisasi dan inklusi produk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel, yaitu Sukuk Tabungan Seri ST015. Acara yang berlangsung dengan suasana formal namun sangat interaktif dan meriah ini merupakan inisiatif penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan generasi muda Lampung. Dukungan penuh datang dari berbagai pihak, termasuk Kantor Perwakilan BEI Bandar Lampung, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku pasar modal, dan institusi pendidikan. Dapat Warisan 3 Miliar, Mending Beli ST015 atau Saham Bluechip?Oke, Mates. Bayangkan skenario ini: Kamu baru aja dapat rezeki nomplok dana warisan sebesar Rp3 Miliar. Setelah urusan administrasi dan pajak beres, uang itu sekarang "parkir" di rekening kamu. Pertanyaan pertama yang muncul di kepala milenial mana pun pasti: "Ini duit enaknya diapain, ya?"
Geger Merger Grab & GoTo: Cuma Gosip atau 'Dream Team' Masa Depan?Penulis: Dento Budijaya Putra
Kalau ada satu 'gosip' di dunia startup Asia Tenggara yang nggak ada matinya, itu adalah wacana merger Grab dan GoTo. Ini ibarat nonton drama Korea yang episodenya nggak kelar-kelar; kadang beritanya panas banget, kadang adem ayem, terus tiba-tiba memanas lagi. Bayangkan saja, dua raksasa super-app yang selama ini 'baku hantam' di jalanan (ojol), di dapur (pesan antar makanan), dan di dompet kita (fintech), tiba-tiba memutuskan untuk... bersanding? Wacana ini bukan sekadar isapan jempol. Di dunia teknologi yang kejam ini, konsolidasi adalah salah satu cara bertahan hidup. Tapi, kalau beneran terjadi, apa untungnya? Bagaimana prospek masa depannya? Dan yang paling penting buat para trader dan investor, gimana sih 'rapor' saham mereka sebelum proses (yang masih hipotetis) ini? Yuk, kita bedah satu per satu! SR023 Investasi Syariah yang Fleksibel dan MenguntungkanPenulis & Editor: Dento Budijaya Putra
Mulai 11 November 2025, investor Sukuk Negara Ritel seri SR023 dapat memperjualbelikan instrumen ini di pasar sekunder. Ini adalah kabar baik bagi para investor ritel yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengelola portofolio investasinya. Apa Itu SR023? SR023 adalah bagian dari Surat Berharga Negara (SBN) Syariah yang ditawarkan kepada individu Warga Negara Indonesia. Terdiri dari dua seri:
Menjelang akhir tahun, banyak orang mencari cara untuk mengelola dana agar tetap aman dan menguntungkan. Jika Anda investor pemula, berikut adalah 3 pilihan investasi jangka pendek terbaik yang bisa Anda pertimbangkan.
Halo Sobat Investor PT Binaartha Sekuritas!
🎉Terima kasih atas partisipasi luar biasa Anda dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025! Antusiasme dan semangat Anda dalam mengikuti rangkaian kegiatan CMSE tahun ini sungguh luar biasa. Sebagai bentuk apresiasi, kami telah mengadakan undian doorprize dengan berbagai hadiah menarik. Berikut adalah daftar pemenang doorprize CMSE 2025: Apakah Trading Harian Menguntungkan?Ditulis: Dento Budijaya Putra | Editor : Ivan Rosanova
Online Trading harian bisa jadi menguntungkan bagi segelintir orang, tetapi data menunjukkan bahwa sebagian besar trader Justru mengalami kerugian. Apakah Anda pernah menonton film atau serial TV yang menampilkan trader sukses yang menghasilkan jutaan dollar hanya dengan beberapa klik? Ini adalah gambaran Hollywood tentang trading harian membeli dan menjual sekuritas dalam satu hari perdagangan. Gaya hidup ini bisa dibilang menarik; siapa yang tidak mau bekerja dari rumah, menjadi bos bagi diri sendiri, dan berpotensi memperoleh kekayaan? Namun, kenyataannya tidak selalu semanis itu. Memang, trading harian bisa menguntungkan secara signifikan, tetapi sangat menantang adrenaline. Menurut banyak penelitian akademik dan industri, tingkat keberhasilan dalam trading harian cukup rendah. Dilansir dari berbagai sumber menunjukkan bahwa hanya sekitar 3% hingga 20% trader yang bisa menghasilkan untung. Generalisasi ini mungkin terasa mengecewakan, tetapi mungkin lebih realistis untuk menyimpulkan bahwa sekitar 95% trader harian justru mengalami kerugian. Jadi, apakah trading harian masih layak untuk dicoba? Artikel ini akan membahas secara praktis bagi Anda yang tertarik untuk memasuki dunia trading saham harian. Strategi Investasi Modern: Mengenal Derivatif Single Stock Futures (SSF) di Binaartha SekuritasPenulis: Dento Budijaya Putra
Binaartha.com - Dalam dunia investasi yang terus berkembang, para investor kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengelola portofolio dan memaksimalkan potensi keuntungan. Salah satu instrumen yang semakin populer adalah Single Stock Futures (SSF), sebuah produk derivatif yang memungkinkan transaksi saham dengan leverage tinggi dan fleksibilitas strategi. Binaartha Sekuritas, sebagai salah satu perusahaan sekuritas terkemuka di Indonesia, kini menyediakan layanan transaksi SSF yang menarik bagi investor ritel maupun institusi. Apa Itu Single Stock Futures (SSF)? SSF adalah kontrak derivatif antara dua pihak untuk membeli atau menjual saham tertentu di masa depan dengan harga yang telah disepakati. Berbeda dengan transaksi saham biasa, SSF memungkinkan investor untuk mengambil posisi long (beli) atau short (jual), sehingga bisa meraih keuntungan baik saat harga saham naik maupun turun. CMSE 2025 Pecahkan Rekor Pengunjung! Bukti Pasar Modal Semakin Diminati Masyarakat
Jakarta, 23 Oktober 2025 — Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 sukses digelar selama dua hari pada 17–18 Oktober di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Mengusung tema “Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang”,acara ini mencatatkan rekor luar biasa dengan 11.682 pengunjung langsung, meningkat 51,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak hari pertama. Bahkan antrean pengunjung mengular hingga pintu masuk MRT Istora Mandiri, sekitar 500 meter dari Gedung BEI. Menurut Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengenal dunia pasar modal lebih dekat. Sejarah Chart Saham: Dari Catatan Beras ke Analisis ModernPenulis : Dento Budijaya Putra
Di era 2025, saat investor bisa memantau pergerakan saham hanya lewat smartwatch atau notifikasi AI, chart saham tetap jadi senjata utama untuk membaca arah pasar. Tapi tahukah kamu, grafik yang kini tampil elegan dan interaktif itu punya asal-usul yang jauh dari dunia digital? Mulai dari catatan harga beras di Jepang abad ke-18 hingga analisis teknikal di Wall Street, chart saham telah berevolusi jadi alat edukatif yang wajib dipahami semua investor terutama pemula. Yuk, kita telusuri perjalanan serunya dan kenali bagaimana grafik sederhana bisa membuka wawasan besar tentang dunia investasi! Emas Indonesia: Peluang Kilat di Tengah Dinamika GlobalPenulis : Sahl Al Furqan
Validator : Achmadi Hangradhika Editor & ilustrasi : Dento Budijaya Putra Harga Emas Dunia Harga komoditas emas melonjak 38% sejak awal tahun 2025 hingga 16 September 2025, dipicu oleh faktor geopolitik dan ekonomi global. Kenaikan signifikan ini juga terlihat setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang memicu eskalasi konflik di Timur Tengah. Sejak serangan tersebut hingga 16 September 2025, harga emas telah meningkat sebesar 98%. Setahun sebelumnya, invasi skala besar Federasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 juga berkontribusi pada kenaikan harga emas, pasca invasi Federasi Rusia terhadap Ukraina harga emas meningkat sebesar 7% dalam waktu satu minggu. Bukan Mimpi, Wujudkan Slow Living dengan Fixed IncomePenulis: Dento Budijaya Putra
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban dan tekanan ekonomi yang semakin kompleks, banyak masyarakat Indonesia mulai melirik gaya hidup slow living. Konsep ini menekankan kesederhanaan, ketenangan, dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Namun, untuk menjalani slow living secara berkelanjutan, dibutuhkan pondasi finansial yang kuat dan stabil. Salah satu cara cerdas untuk mencapainya adalah melalui investasi fixed income. Pengertian Basis PointPenulis: Dento Budijaya Putra
Basis Point adalah satuan ukuran yang digunakan dalam dunia keuangan untuk menunjukkan perubahan kecil dalam persentase, terutama pada suku bunga, hasil obligasi, dan biaya investasi.
Keajaiban Investasi yang Harus Kamu KetahuiDitulis: Dento Budijaya Putra
Pernahkah kamu mendengar tentang efek compounding atau yang sering disebut bunga berbunga? Jika belum, kamu berada di tempat yang tepat! Konsep ini seperti sihir yang dapat membuat uangmu tumbuh dengan pesat seiring berjalannya waktu. Mari kita uraikan dengan contoh yang mudah agar lebih jelas! Raih ISO 27001:2022, PT Binaartha Sekuritas Konsisten Menjaga Kepercayaan PelangganDitulis: Dento Budijaya Putra
Dalam era digital yang semakin kompleks, keamanan informasi menjadi aspek krusial bagi perusahaan, terutama yang bergerak di sektor keuangan. Salah satu standar internasional yang diakui secara global dalam pengelolaan keamanan informasi adalah ISO/IEC 27001:2022. Baru-baru ini, PT Binaartha Sekuritas telah berhasil memperoleh sertifikasi ini, menandakan komitmen perusahaan terhadap perlindungan data dan sistem informasi. Apa Dampak Penggantian Sri Mulyani Dan Pengaruh Terhadap Pasar Modal Di Indonesia?Penggantian Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan oleh Purbaya Yudhi Sadewa dalam reshuffle Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto telah menimbulkan dampak signifikan terhadap pasar modal Indonesia. Berikut adalah rangkuman dampaknya dan analisis pengaruhnya terhadap pasar:
Analisis Unusual Market Activity (UMA) sebagai Instrumen Pengawasan Pasar Modal IndonesiaDitulis & Ilustrasi: Dento Budijaya Putra | Editor: Juliana Magdalena S.
Dalam ekosistem pasar modal Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku Self-Regulatory Organization (SRO) mengemban fungsi pengawasan untuk memastikan terciptanya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. Salah satu instrumen penting dalam menjalankan fungsi tersebut adalah penetapan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap suatu Efek bersifat ekuitas. Investasi Terbesar di Dunia Pendidikan: Fokus pada Non-Product InvestmentPenulis: Armando Abisha | Editor: Dento Budijaya P.
Dalam beberapa dekade terakhir, sektor pendidikan mengalami transformasi besar yang tidak hanya melibatkan penyediaan buku, alat tulis, dan kurikulum, tetapi juga investasi masif pada aspek non-produk. Ini termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), teknologi pendidikan (edtech), serta inisiatif kebijakan dan penelitian. Berikut ini adalah beberapa bentuk investasi terbesar di dunia pendidikan non-produk, dan dampaknya terhadap masa depan sistem pembelajaran global. MSCI Barometer Saham Unggulan Indonesia di Mata Investor GlobalDitulis oleh: Dento Budijaya Putra | Editor: Juliana Magdalena S.
Di tengah hiruk pikuk pasar saham Indonesia, istilah "MSCI" kerap menjadi sorotan, terutama di kalangan investor institusional dan global. MSCI, singkatan dari Morgan Stanley Capital International, merupakan sebuah perusahaan riset dan penyedia berbagai perangkat investasi terkemuka di dunia. Salah satu produknya yang paling berpengaruh adalah serangkaian indeks saham yang menjadi acuan bagi para manajer investasi global dalam mengambil keputusan. Bagi Indonesia, MSCI Indonesia Index memegang peranan krusial. Indeks ini dirancang untuk mengukur kinerja dari segmen saham berkapitalisasi pasar besar dan menengah (large and mid-cap) di Bursa Efek Indonesia. Secara esensial, indeks ini merepresentasikan sekitar 85% dari total nilai pasar saham Indonesia yang dapat diinvestasikan, menjadikannya sebuah barometer penting bagi kesehatan dan daya tarik pasar modal tanah air di panggung dunia. Go Public vs. Menerbitkan Obligasi: Mana Pilihan Terbaik untuk Pendanaan Perusahaan?Ditulis oleh: Dento Budijaya Putra
Dalam dunia bisnis yang kompetitif, setiap perusahaan, baik startup yang sedang berkembang pesat maupun korporasi besar yang sudah mapan, pasti membutuhkan modal untuk tumbuh dan berinovasi. Ada beragam cara untuk mendapatkan pendanaan, namun dua opsi yang paling sering dipertimbangkan adalah Go Public di pasar saham (IPO) atau menerbitkan obligasi. Keduanya menawarkan akses ke modal yang besar, tetapi memiliki karakteristik, risiko, dan manfaat yang sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan antara perusahaan Go Public dan menerbitkan obligasi, membantu Anda memahami mana yang mungkin menjadi jalan terbaik untuk strategi pendanaan perusahaan Anda. Volatilitas pasar modal dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat diklasifikasikan secara luas menjadi berita dan data ekonomi, peristiwa politik dan geopolitik, kinerja perusahaan dan industri, sentimen dan psikologi investor, serta kebijakan moneter dan suku bunga. Berita dan data ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volatilitas pasar modal. Misalnya, pengumuman tarif perdagangan dapat menyebabkan ketidakpastian dan gejolak di pasar. Laporan ekonomi utama, seperti data Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat pengangguran, dan tingkat inflasi, juga dapat memicu reaksi pasar yang substansial, terutama jika angka-angka tersebut berbeda secara signifikan dari ekspektasi para analis dan investor. Kebijakan yang ditetapkan oleh bank sentral, seperti perubahan suku bunga, juga merupakan pendorong volatilitas yang penting. Suku bunga memengaruhi biaya pinjaman bagi perusahaan dan konsumen, dan perubahan suku bunga dapat berdampak pada valuasi aset dan sentimen investor. Meskipun rilis data ekonomi seringkali dianggap dapat meningkatkan volatilitas, penelitian menunjukkan bahwa rilis tersebut cenderung mengurangi volatilitas tersirat karena pasar sering kali telah memperhitungkan ekspektasi data tersebut. Ketidakpastian yang timbul dari perang tarif dapat melemahkan sentimen konsumen dan bisnis, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan volatilitas pasar. Kekhawatiran tentang potensi resesi ekonomi juga merupakan faktor penting yang dapat berkontribusi pada volatilitas pasar.
Memahami Volatilitas Pasar ModalVolatilitas pasar modal merujuk pada tingkat perubahan harga suatu sekuritas atau indeks dalam jangka waktu tertentu Ini mencerminkan seberapa cepat dan seberapa besar nilai aset dapat berfluktuasi. Ayunan harga yang dramatis, baik kenaikan maupun penurunan, merupakan ciri khas volatilitas dalam pasar modal.
Volatilitas adalah fenomena yang inheren dalam pasar keuangan dan dapat dipicu oleh berbagai faktor. Tingkat volatilitas yang lebih tinggi umumnya mengindikasikan ayunan harga yang lebih besar dan potensi risiko yang lebih tinggi bagi investor. Namun, penting untuk dicatat bahwa potensi keuntungan yang lebih tinggi seringkali sejalan dengan peningkatan tingkat risiko. Volatilitas menggambarkan kecepatan pergerakan harga suatu aset, indeks, atau pasar. Pergerakan harga ini tidak selalu terbatas pada penurunan; volatilitas juga mencakup kenaikan harga yang signifikan dan tidak terduga. Oleh karena itu, volatilitas harus dipahami sebagai ukuran ketidakpastian dan potensi perubahan harga di kedua arah. Presiden Prabowo Umumkan THR untuk Swasta dan BUMN, Bagaimana Menggunakan dana THR? Presiden terpilih Prabowo Subianto telah mengumumkan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) paling lambat H-7 Lebaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin (10/3/2025) Pengumuman ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para pekerja yang menantikan tambahan penghasilan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 2025.
Terkait dengan Aparatur Sipil Negara (ASN), Presiden Prabowo memastikan bahwa THR untuk PNS dan PPPK sedang dalam proses pengaturan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 50 triliun untuk THR ASN. Percepatan pencairan THR ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, memperkuat konsumsi domestik, dan mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, terutama perdagangan dan jasa. Investasi ST014: Peluang Menguntungkan Dijamin Negara Surat Berharga Negara (SBN) menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang mencari investasi aman dan menguntungkan. Salah satu jenis SBN yang saat ini tersedia adalah Sukuk Tabungan (ST014), yang terdiri dari dua seri: ST014-T4 dan ST014-T2. Dengan berinvestasi di ST014 melalui e-SBN Binaartha Sekuritas, Anda dapat menikmati kemudahan transaksi online serta manfaat investasi yang dijamin oleh negara.
|
Archives
December 2025
Categories |

RSS Feed