Kalau Zodiakmu Jadi Investor: Cerita Receh 12 Bintang di Pasar Modal IndonesiaPernah kepikiran nggak, kalau zodiak punya rekening saham sendiri, kira-kira portofolionya isinya apa? Yang satu mungkin all-in di saham teknologi cuma karena feeling bagus, yang lain sibuk baca laporan keuangan sampai jam 2 pagi. Yuk, kita intip gaya investasi ala 12 zodiak murni buat hiburan, tapi siapa tahu ada yang related sama caramu sendiri mengambil keputusan di pasar modal.
Disclaimer: ini bukan ramalan atau saran keuangan ya, cuma analogi karakter biar belajar investasi jadi lebih santai. Keputusan investasi tetap harus berdasarkan riset dan profil risiko masing-masing. Mengintip Bisnis Sawit Terintegrasi Eagle High Plantations (BWPT) Lewat Kunjungan ke PT Jaya Mandiri SuksesPenulis: Avanza Bagus Aditya & Dento Budijaya Putra | Editor: Dento Budijaya Putra
Binaartha.com - Industri kelapa sawit selalu menarik untuk diikuti, apalagi jika perusahaannya sudah mengelola bisnis dari hulu sampai hilir dalam satu rantai produksi. Salah satu contohnya adalah PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), emiten sawit yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Pada 24–26 Juni 2026, tim Binaartha Sekuritas berkesempatan melakukan kunjungan lapangan langsung ke salah satu anak usaha BWPT, yaitu PT Jaya Mandiri Sukses (JMS), yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Jakarta Kreatif Festival 2026 Dorong Ekonomi Jakarta Lewat Kolaborasi Lintas SektorPenulis & Editor: Dento Budijaya Putra
1 Juli 2026 - Jakarta bersiap menjadi pusat kolaborasi ekonomi kreatif dan digital terbesar tahun ini. Melalui Jakarta Kreatif Festival 2026 / JKF 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng Bank Indonesia, OJK, akademisi, komunitas, industri, hingga media dalam satu orkestrasi besar bertajuk "Simfoni Pentahaelix". Festival ini akan menjadi panggung bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan lembaga jasa keuangan untuk terhubung langsung dengan masyarakat. Salah satu peserta pameran yang turut ambil peran adalah PT Binaartha Sekuritas, yang hadir mewakili Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia / APEI. 1. JKF 2026: Platform Kolaborasi Ekonomi Jakarta Rupiah Melemah: Apa Artinya Buat Investasi Kamu dalam Jangka Pendek?Penulis: Dento Budijaya Putra | Editor: Achmadi Hangradhika | Ilustrasi: Dheaninda Eka Ananda
Binaartha.com - Kalau kamu buka aplikasi investasi dan lihat nilai portofoliomu tiba-tiba merah, sering kali penyebabnya bukan karena perusahaan yang kamu pegang jelek. Penyebabnya bisa sesederhana satu hal yaitu rupiah lagi melemah terhadap dolar AS. Di 2025-2026, fluktuasi rupiah jadi topik yang hampir tiap minggu muncul di berita ekonomi. Buat investor pemula, kondisi ini bikin bingung. Apakah harus jual semua aset? Apakah ini waktu yang tepat buat beli? Atau justru harus diam aja? Artikel ini bakal bedah kenapa rupiah melemah, dampaknya ke 4 jenis investasi paling umum di Indonesia, dan langkah konkret yang bisa kamu ambil dalam 3-6 bulan ke depan tanpa panik. Kenapa Rupiah Bisa Melemah dalam Jangka Pendek Penulis: Dento Budijaya Putra
Di era digital yang serba cepat, media sosial telah menjadi ruang yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Ia memudahkan komunikasi, membuka peluang bisnis, dan memperluas jaringan. Namun di balik manfaatnya, ada sisi gelap yang terus berkembang: penipuan atau scam di media sosial. Fenomena ini bukan lagi sekadar gangguan kecil, melainkan ancaman nyata yang dapat menggerus kepercayaan, merusak kondisi finansial masyarakat, dan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Penulis : Resha Aksatria Sakti | Editor: Ivan Rosanova Pelemahan nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan pasar. Per 21 April 2026, rupiah menyentuh angka Rp17.140 per US Dollar. Pelemahan rupiah ini bisa memberikan dampak positif dan negatif kepada emiten perusahaan. Setiap sektor memunculkan peluang dan risiko masing - masing dari sentimen ini. Investor perlu cermat memilih saham mana yang diuntungkan agar tidak salah langkah di tengah dinamika pasar.
Untuk dapat mengidentifikasi peluang investasi, kita perlu memahami konteks dan penyebab utama dari pelemahan ini. Hasil penelusuran terkini menunjukkan bahwa tekanan terhadap Rupiah bukanlah fenomena tunggal, melainkan hasil dari interaksi kompleks antara dinamika ekonomi global yang sedang berubah dan tantangan struktural domestik. Dari sisi global, ketidakpastian arah suku bunga Amerika Serikat seringkali memicu aliran modal keluar (capital outflow) dari negara - negara berkembang menuju aset - aset aman seperti USD, yang secara langsung memberikan tekanan jual pada Rupiah. Dari sisi domestik, anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah pengumuman MSCI, menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase reaksi kuat terhadap berbagai faktor, termasuk dinamika nilai tukar. Meneruskan Perjuangan Kartini melalui Literasi dan Kemandirian FinansialPenulis: Dento Budijaya Putra
Di zaman sekarang, perempuan Indonesia memiliki kesempatan yang setara dan semakin luas untuk membangun masa depan yang lebih baik, lebih mandiri, dan lebih sejahtera. Salah satu langkah penting menuju kehidupan yang lebih kuat adalah berinvestasi pada diri sendiri, pada pengetahuan, dan pada masa depan finansial. Program Cashback Maximus SR024 Binaartha Sekuritas!Dalam rangka memberikan nilai lebih bagi nasabah setia,kami dengan bangga memperkenalkan Program Cashback Maximus untuk pembelian Sukuk Ritel (SR) seri SR024. Melalui program ini, nasabah berkesempatan memperoleh cashback menarik berdasarkan nominal pembelian SBN, sehingga investasi menjadi semakin menguntungkan.
Dapatkan Reward Menarik dengan Reksadana PNM Optima Bulanan di Binaartha Sekuritas!Halo Nasabah PT Binaartha Sekuritas! 🎉 Kami sangat senang memperkenalkan program promo spesial yang pasti akan membuat pengalaman investasi Anda semakin menyenangkan. Dalam kolaborasi kami dengan PNM Investment Management, kami menghadirkan Reksadana PNM Optima Bulanan yang penuh manfaat!
POSISI HARGA SAHAM TERHADAP ISU GEOPOLITIK TIMUR TENGAHPenulis : Resha Aksatria Sakti | Editor: Ivan Rosanova & Dento Budijaya Putra
Selasa, 3 Maret 2026 Pasar saham Indonesia di tahun 2026 berada dalam dinamika yang kompleks. Setelah mencetak puncak historis 9.174 di awal tahun, IHSG mulai bergerak dalam fase konsolidasi yang dipengaruhi oleh perubahan besar di lanskap global, yaitu kenaikan harga minyak akibat eskalasi geopolitik Timur Tengah. Bagi Indonesia, minyak memiliki peran unik. Di satu sisi, kenaikan harga energi meningkatkan prospek sektor komoditas seperti migas dan logam. Namun di sisi lain, sebagai negara net importir minyak (negara dengan nilai impor barang/jasa lebih besar daripada ekspornya), lonjakan harga energi juga meningkatkan tekanan inflasi, fiskal, dan nilai tukar. Kombinasi inilah yang membuat pasar saham Indonesia sering menunjukkan pergerakan yang tidak seragam saat minyak naik. Sejarah Thematic Bonds dan Perkembangannya di IndonesiaPenulis: Dento Budijaya Putra
Pendahuluan Dalam dunia keuangan yang semakin berfokus pada dampak sosial dan lingkungan, instrumen investasi seperti obligasi tematik (thematic bonds) semakin mendapatkan perhatian. Obligasi ini dirancang untuk membiayai proyek-proyek yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan atau masyarakat. Tiga jenis obligasi tematik yang paling menonjol adalah Green Bonds (Obligasi Hijau), Blue Bonds (Obligasi Biru), dan Orange Bonds (Obligasi Oranye). Masing-masing memiliki fokus sektor dan tujuan penggunaan dana yang berbeda. Trading Halt Saham: Penjelasan Lengkap, Penyebab, dan Dampaknya bagi InvestasiPengertian Trading Halt
Oke, sobat investasi! Jadi, kita bahas dulu deh apa itu trading halt. Secara sederhana, trading halt adalah jeda sementara dalam perdagangan saham di suatu bursa, termasuk di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Biasanya, ini dilakukan untuk memberikan waktu bagi para investor untuk mencerna informasi yang berpengaruh besar pada perusahaan tertentu atau, yah, pasar secara keseluruhan. Penulis: Dento Budijaya Putra
Dalam dunia keuangan yang terus berkembang, penerbitan obligasi oleh perusahaan menjadi langkah strategis yang cerdas dan penuh harapan. Mari kita telusuri mengapa banyak perusahaan memilih untuk mengeluarkan obligasi: sebuah langkah yang bukan hanya menguntungkan mereka, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian secara keseluruhan. Non-Cancellation Period di Bursa Efek Indonesia: Pengertian, Jadwal, dan ManfaatPenulis : Dento Budijaya Putra
Jakarta, 12 Desember 2025 – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerapkan aturan Non-Cancellation Period pada sesi Pra-Pembukaan (Pre-Opening) dan Pra-Penutupan (Pre-Closing). Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, berdasarkan Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00003/BEI/04-2025. Apa Itu Non-Cancellation Period? Non-Cancellation Period adalah periode khusus di mana order jual atau beli yang sudah masuk tidak dapat diubah atau dibatalkan. Meski begitu, investor tetap bisa memasukkan order baru selama periode ini berlangsung. Aturan ini bertujuan menciptakan pasar yang lebih transparan dan mengurangi praktik manipulasi. Ditulis: Dento Budijaya Putra
Binaartha.com - Selamat datang di dunia investasi! Saat kita mendekati akhir tahun 2025, ada satu fenomena yang rahasianya selalu menyita perhatian para investor: Santa Rally. Apa sih sebenarnya Santa Rally itu? Mari kita kupas tuntas dengan cara yang menyenangkan! Semarak Literasi Investasi 2025: Sosialisasi & Inklusi Sukuk Tabungan ST015 di Kampus UBLDitulis: Dento Budijaya Putra
Bandar Lampung, 28 November 2025 – Gema semangat investasi syariah bergaung kuat di lingkungan Universitas Bandar Lampung (UBL). Lebih dari 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa/i, dosen, dan masyarakat umum, memadati ruang acara dalam kegiatan sosialisasi dan inklusi produk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel, yaitu Sukuk Tabungan Seri ST015. Acara yang berlangsung dengan suasana formal namun sangat interaktif dan meriah ini merupakan inisiatif penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan generasi muda Lampung. Dukungan penuh datang dari berbagai pihak, termasuk Kantor Perwakilan BEI Bandar Lampung, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku pasar modal, dan institusi pendidikan. Dapat Warisan 3 Miliar, Mending Beli ST015 atau Saham Bluechip?Oke, Mates. Bayangkan skenario ini: Kamu baru aja dapat rezeki nomplok dana warisan sebesar Rp3 Miliar. Setelah urusan administrasi dan pajak beres, uang itu sekarang "parkir" di rekening kamu. Pertanyaan pertama yang muncul di kepala milenial mana pun pasti: "Ini duit enaknya diapain, ya?"
Geger Merger Grab & GoTo: Cuma Gosip atau 'Dream Team' Masa Depan?Penulis: Dento Budijaya Putra
Kalau ada satu 'gosip' di dunia startup Asia Tenggara yang nggak ada matinya, itu adalah wacana merger Grab dan GoTo. Ini ibarat nonton drama Korea yang episodenya nggak kelar-kelar; kadang beritanya panas banget, kadang adem ayem, terus tiba-tiba memanas lagi. Bayangkan saja, dua raksasa super-app yang selama ini 'baku hantam' di jalanan (ojol), di dapur (pesan antar makanan), dan di dompet kita (fintech), tiba-tiba memutuskan untuk... bersanding? Wacana ini bukan sekadar isapan jempol. Di dunia teknologi yang kejam ini, konsolidasi adalah salah satu cara bertahan hidup. Tapi, kalau beneran terjadi, apa untungnya? Bagaimana prospek masa depannya? Dan yang paling penting buat para trader dan investor, gimana sih 'rapor' saham mereka sebelum proses (yang masih hipotetis) ini? Yuk, kita bedah satu per satu! SR023 Investasi Syariah yang Fleksibel dan MenguntungkanPenulis & Editor: Dento Budijaya Putra
Mulai 11 November 2025, investor Sukuk Negara Ritel seri SR023 dapat memperjualbelikan instrumen ini di pasar sekunder. Ini adalah kabar baik bagi para investor ritel yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengelola portofolio investasinya. Apa Itu SR023? SR023 adalah bagian dari Surat Berharga Negara (SBN) Syariah yang ditawarkan kepada individu Warga Negara Indonesia. Terdiri dari dua seri:
Menjelang akhir tahun, banyak orang mencari cara untuk mengelola dana agar tetap aman dan menguntungkan. Jika Anda investor pemula, berikut adalah 3 pilihan investasi jangka pendek terbaik yang bisa Anda pertimbangkan.
Halo Sobat Investor PT Binaartha Sekuritas!
🎉Terima kasih atas partisipasi luar biasa Anda dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025! Antusiasme dan semangat Anda dalam mengikuti rangkaian kegiatan CMSE tahun ini sungguh luar biasa. Sebagai bentuk apresiasi, kami telah mengadakan undian doorprize dengan berbagai hadiah menarik. Berikut adalah daftar pemenang doorprize CMSE 2025: Apakah Trading Harian Menguntungkan?Ditulis: Dento Budijaya Putra | Editor : Ivan Rosanova
Online Trading harian bisa jadi menguntungkan bagi segelintir orang, tetapi data menunjukkan bahwa sebagian besar trader Justru mengalami kerugian. Apakah Anda pernah menonton film atau serial TV yang menampilkan trader sukses yang menghasilkan jutaan dollar hanya dengan beberapa klik? Ini adalah gambaran Hollywood tentang trading harian membeli dan menjual sekuritas dalam satu hari perdagangan. Gaya hidup ini bisa dibilang menarik; siapa yang tidak mau bekerja dari rumah, menjadi bos bagi diri sendiri, dan berpotensi memperoleh kekayaan? Namun, kenyataannya tidak selalu semanis itu. Memang, trading harian bisa menguntungkan secara signifikan, tetapi sangat menantang adrenaline. Menurut banyak penelitian akademik dan industri, tingkat keberhasilan dalam trading harian cukup rendah. Dilansir dari berbagai sumber menunjukkan bahwa hanya sekitar 3% hingga 20% trader yang bisa menghasilkan untung. Generalisasi ini mungkin terasa mengecewakan, tetapi mungkin lebih realistis untuk menyimpulkan bahwa sekitar 95% trader harian justru mengalami kerugian. Jadi, apakah trading harian masih layak untuk dicoba? Artikel ini akan membahas secara praktis bagi Anda yang tertarik untuk memasuki dunia trading saham harian. Strategi Investasi Modern: Mengenal Derivatif Single Stock Futures (SSF) di Binaartha SekuritasPenulis: Dento Budijaya Putra
Binaartha.com - Dalam dunia investasi yang terus berkembang, para investor kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengelola portofolio dan memaksimalkan potensi keuntungan. Salah satu instrumen yang semakin populer adalah Single Stock Futures (SSF), sebuah produk derivatif yang memungkinkan transaksi saham dengan leverage tinggi dan fleksibilitas strategi. Binaartha Sekuritas, sebagai salah satu perusahaan sekuritas terkemuka di Indonesia, kini menyediakan layanan transaksi SSF yang menarik bagi investor ritel maupun institusi. Apa Itu Single Stock Futures (SSF)? SSF adalah kontrak derivatif antara dua pihak untuk membeli atau menjual saham tertentu di masa depan dengan harga yang telah disepakati. Berbeda dengan transaksi saham biasa, SSF memungkinkan investor untuk mengambil posisi long (beli) atau short (jual), sehingga bisa meraih keuntungan baik saat harga saham naik maupun turun. CMSE 2025 Pecahkan Rekor Pengunjung! Bukti Pasar Modal Semakin Diminati Masyarakat
Jakarta, 23 Oktober 2025 — Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 sukses digelar selama dua hari pada 17–18 Oktober di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Mengusung tema “Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang”,acara ini mencatatkan rekor luar biasa dengan 11.682 pengunjung langsung, meningkat 51,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak hari pertama. Bahkan antrean pengunjung mengular hingga pintu masuk MRT Istora Mandiri, sekitar 500 meter dari Gedung BEI. Menurut Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengenal dunia pasar modal lebih dekat. Sejarah Chart Saham: Dari Catatan Beras ke Analisis ModernPenulis : Dento Budijaya Putra
Di era 2025, saat investor bisa memantau pergerakan saham hanya lewat smartwatch atau notifikasi AI, chart saham tetap jadi senjata utama untuk membaca arah pasar. Tapi tahukah kamu, grafik yang kini tampil elegan dan interaktif itu punya asal-usul yang jauh dari dunia digital? Mulai dari catatan harga beras di Jepang abad ke-18 hingga analisis teknikal di Wall Street, chart saham telah berevolusi jadi alat edukatif yang wajib dipahami semua investor terutama pemula. Yuk, kita telusuri perjalanan serunya dan kenali bagaimana grafik sederhana bisa membuka wawasan besar tentang dunia investasi! |
Blog Binaartha SekuritasArchives
August 2026
Categories
All
|

RSS Feed