|
Penulis: Dento Budijaya Putra | Editor & Analis Teknikal: Resha Aksatria Sakti & Ivan Rosanova | Ilustrasi: Dheaninda Eka A.
binaartha.com | 30 Juni 2026 - Buat Gen Z yang Lagi Galau DP vs Kontrak Terus. "Cicil rumah sampai umur 60 tahun? Gila sih." Itu reaksi pertama kebanyakan Gen Z pas denger kabar: pemerintah resmi setujui tenor KPR rumah subsidi sampai 40 tahun. Tapi tunggu dulu. Sebelum kamu scroll TikTok lanjut, ini bisa jadi game-changer. Atau jebakan cicilan. Tergantung kamu ngitungnya gimana. 1. Apa yang Baru? Kenapa Saham Properti Langsung Hijau MSCI dan Pasar Modal Indonesia: Kenapa Pengumuman “Lembaga Asing” Ini Bikin IHSG Gemetar?Penulis & Editor: Dento Budijaya Putra | Ilustrasi : Dheaninda Eka A.
Kamis, 26 Juni 2026 - Kalau kamu trader atau investor saham, pasti sering dengar kalimat: “Hati-hati, besok MSCI rebalancing”. Selesai pengumuman, IHSG bisa merah 1-2% dalam sejam. Padahal MSCI itu “lembaga riset” dari Amerika. Kok bisa sekuat itu pengaruhnya ke bursa kita? Artikel ini bedah tuntas apa itu MSCI, kenapa pasar modal Indonesia “sensitif” sama Lembaga tersebut, dan apa yang terjadi kalau kita beneran cuek. Rangkuman Penawaran Umum Perdana Saham IPO Juni-Juli 2026Sumber: Binaartha Sekuritas – IPO Summary JELI, PRDL, EMMI, JECX, BACH, RANS
Dengan ini kami sampaikan ringkasan informasi Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering dari 6 emiten yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia periode Juni–Juli 2026. Ringkasan ini disusun untuk membantu Bapak/Ibu dalam melakukan pertimbangan investasi di pasar perdana. 1. Ikhtisar Umum IPO Upaya Emiten Menjaga Stabilitas Pasar dan Dampaknya bagi InvestorPenulis: Resha Aksatria Sakti | Editor: Ivan Rosanova
Ketika Buyback Menjadi Sorotan Pasar Pasar modal Indonesia menghadapi tekanan yang cukup besar sejak awal tahun 2026. Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai kurang lebih 30% secara ytd membuat sentimen buyback kembali menjadi perhatian investor, terutama setelah sejumlah emiten mengumumkan atau merealisasikan program pembelian kembali saham sebagai upaya menjaga stabilitas harga saham dan menunjukkan keyakinan terhadap prospek bisnis perusahaan. Sebagai informasi, dalam kondisi fluktuasi pasar yang tajam, OJK telah memberikan relaksasi berupa izin bagi perusahaan terbuka untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Akankah Pasar Modal Indonesia Membaik?Penulis : Resha Aksatria Sakti | Editor: Ivan Rosanova Bank Indonesia (BI) menjadi sorotan pasar pada minggu ini. Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan meningkatnya ketidakpastian global, BI mengambil langkah agresif dengan menaikkan suku bunga acuan. Selain itu, di minggu sebelumnya, pemerintah dan DPR mengesahkan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang memperluas mandat Bank Indonesia. Kedua perkembangan ini memunculkan pertanyaan penting bagi pelaku pasar : sejauh mana perubahan kebijakan tersebut akan memengaruhi daya tarik investasi pasar modal Indonesia?
BI Rate Kembali Naik Demi Menjaga Stabilitas Rupiah Cara Membangun Investasi Sehat di Tengah Tekanan GlobalPenulis : Resha Aksatria Sakti | Editor: Ivan Rosanova Penulis : Resha Aksatria Sakti | Editor: Ivan Rosanova Semester I (Q2) 2026 akan menjadi periode yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi pasar modal Indonesia. Di satu sisi, pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh solid didorong oleh konsumsi masyarakat serta stimulus pemerintah. Namun, di sisi lain, tekanan eksternal seperti pelemahan rupiah, konflik geopolitik, ketidakpastian suku bunga global, hingga arus keluar dana asing akibat rebalancing indeks MSCI meningkatkan volatilitas pasar sepanjang Q1 2026.
|
Blog Binaartha SekuritasArchives
September 2026
Categories
All
|
RSS Feed